40 Contoh Pantun Agama Disertai Dengan Maknanya

By | September 6, 2019
40 Contoh Pantun Agama Disertai Dengan Maknanya 1
Salah satu karya sastra paling dikenal di Indonesia ialah pantun. Sampai dengan saat ini, ada banyak jenis-jenis pantun, mulai dari pantun agama, pantun anak-anak, pantun jenaka serta pantun yang berisi tentang nasehat. Bila sebelumnya penulis sudah membagikan 40 pantun berbahasa Jawa. Nah di kesempatan kali ini izinkanlah penulis berbagi mengenai contoh pantun agama, baik itu pantun agama Islam, Kristen, Katolik serta pantun agama yang bersifat universal.
40 Contoh Pantun Agama Disertai Dengan Maknanya 2
Mengapa penulis menyebutnya sebagai ungkapan universal? Karena pada umumnya semua agama mengajarkan hal-hal yang baik. Pantun agama Islam mengajarkan kita untuk sholat dan selalu bersyukur, begitu juga pantun agama Kristen maupun agama lainnya yang mangajarkan kita untuk taat dalam menjalankan ibadah serta mensyukuri semua anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. 
Pantun agama seringkali digunakan oleh seorang pengajar atau pendidik untuk mengajar anak-anak didiknya di lingkungan sekolahan. Ada beberapa alasan mengapa seorang mengajarkan nilai-nilai agama dengan menggunakan pantun. Selain lebih menarik, anak-anak akan lebih mudah mengingat karena beberapa pantun disisipi dengan kata-kata yang lucu serta bersifat jenaka tanpa mengesampingkan nilai-nilai moral yang ingin disampaikan.   
Bila anda seorang pengajar dan ingin mengajar anak-anak dengan menggunakan pantun namun anda sendiri tidak bisa membuat pantun. Di kesempatan kali ini, penulis akan membagikan setidaknya 40 pantun agama yang bisa anda kutip atau salin untuk keperluan kegiatan belajar mengajar anda.
Selain itu, anda juga bisa membagikan pantun-pantun agama dibawah ini kepada rekan atau sanak saudara anda untuk keperluan tertentu, misalkaan untuk mengingatkan agar lupa sholat ataupun mengingatkan agar jangan lupa berdoa dan berpuasa. Anda juga bisa menjadikannya sebagai status di whasappa atau membagikannya di story instagram, agar teman-teman anda juga bisa membaca pantun agama yang anda miliki. 

40 Contoh Pantun Agama Disertai Dengan Maknanya


Jalan-jalan ke Prapat
Jangan lupa untuk membeli coklat
Jika kamu ingin hidupmu selamat
Jangan pernah sesekali tinggalkan sholat


Kain beludru robek pinggirnya 
Robek karena kecantol paku berkarat
Nikmatilah hidup di dunia
Namun jangan lupakan akhirat


Lebih baik makan coklat 
daripada makan ubi
Lebih baik sholat 
daripada berjudi


Naik kereta di hari selasa
Jangan menangis karena cinta
Tapi menangislah karena dosa


Siapa suka duduk mengaji
Banyak ilmu yang dapat dikenang
Siapa suka mengolok budi
Ke hilir ke hulu disayang orang


Bunga besar, bunga raflesia
Bunga kecil, pastilah bunga lili
Cepatlah bertobat wahai manusia
Jangan menunggu sampai kau mati


Beli sarung dikota Bhagdad
Pulangnya mampir beli tomat
Jangan ngaku umat nabi Muhammad
Kalo kaga cinta sama sholawat


Ke kebun binatang melihat rusa
Ada banyak sekali pengunjungnya
Begitu sering kita berbuat dosa
Berjanjilah, kau tak akan mengulanginya


Burung kenari burung pipit
Hinggap berkicau cuit-cuit
Meskipun beban hidup kian menghimpit
Tetaplah beristiqomah di waktu sempit


Air dan Api selalu berlawanan
Langit dan Bumi berjauhan
Jika hati penuh kedengkian
Siapa orang yang hendak berteman.


Pergi ke hajatan biar dapat jenang
Tergurat pesona kembang mayang 
Jika hati terasa tak senang
Obatilah dengan sembahyang


Sungguh manis sibuah nangka
Bijiknya licin jagan ditelan
Jangan engkau berburuk sangka
Itu bisa merusak amalan


Jika kuning sibuah nangka, 
boleh diambil dari pohonnya, 
jika dah tau akibat nya apa,
hendaklah baik dengan saudara.


Buah nangka tumbuh berdahan, 
banyak tumbuh di tanjung jati, 
Selain bisa merusak amalan, 
juga merusak badan dan hati


Jangan suka memfitnah orang
Orang benci, Tuhan pun murka
Jangan suka melalikan sembahyang
Bila mati, masuklah ke neraka




Pergi ke Arab untuk berjalan-jalan
Singgah sebentar mencicipi makanan
Bila tersesat dan butuh bantuan
Tenang ada Allah yang memberikan arahan


Terang bulan, terang cahaya
Cahaya memancar ke Tanjung Jati
Jikalau kamu hendak hidup bahagia
Beramal ibadahlah sebelum mati


Bunga kenanga di atas kubur
Pucuk sari, pandan Jawa
Apa gunanya sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa


Jalan-jalan ke kota Solo
Beli batik warnanya coklat
Gak masalah dibilang jomblo
Yang penting perbanyak sholawat


Sayang-sayang buah kepayang
Buah kepayang hendak dimakan
Manusia hanya boleh merancang
Tuhan yang Maha Kuasalah yang akan menentukan


Saling sapa sahabat
Akan menjaga kerukunan
Setelah kita sembahyang dan sholat
Jangan lupa baca Al-Qur”an


Sungguh indah pintu dipahat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan


Sakit hatiku karena kasmaran
Hubungan cinta menjadi patah
Hidup iti banyak cobaan
Hanya kepada Allahlah kita wajib berpasrah


Tante Mayang tetangga jaksa
Membeli bubur dikasih laksa 
Tidak sembahyang, tidak puasa
Di dalam kubur, mendapat siksa 


Di pelabuhan kapal menepi
Suara ombak sangatlah bergemuruh
Terdengar adzan sangat santai
Yuk segera bergerak, kita sholat subuh


Tuku sayur 
nang kota batu
Ayo sedulur
Sholat tepat waktu


Jalan – jalan kepantai panjang,
lihat udang di balik batu,
kalau adik mau abang pinang,
sholat lah dulu lima waktu


Minum obat
air kelapa muda
Kalau mau tobat
Mumpung masih muda


Ada lalat, 
nempelnya di kawat
Kalau anda sehat
Maka rajinlah shalat


Ambil jarum dalam jerami
Bukan di toples, yang isinya gulali
Aku ikhlas menhadiri acara Islami
Moga diridhoi oleh Ilahi


Buang saja jimat
Tiada guna, tiada manfaat
Sekarang adalah hari Jum’at
Bagi laki-laki, yuk penuhi kewajibannya 


Daun ubi daun kimpul
Daun pisang daun delima
Beginilah kalo kita selalu berkumpul 
Mengaji berdzikir kompak bersama


Suara bedug bertalu-talu
Saat berbuka hilangkan dahaga
Tradisi mudik sejak dahulu

Warisan leluhur sangat berharga 


Dunia Islam tambang melimpah,
Galian emas, petrol dan timah,
Namun mengapa harta di serah,

Kepada mereka pemusnah ummah


Hujan turun menyiram badan
Paling lama menyiram batu
Al-Quran turun di bulan Ramadhan
Apa nama peristiwa itu ?


Muara dangkal menuju laut.
Kapal tiba setelah redup.
Bila ajal sudah menjemput.

Bekal dibawa haruslah cukup.


Merantau santri tuk berkreasi
Pulang tuk membanggakan ummi abinya
Cepat menghafal bukan prestasi

Istiqomahlah prestasi sebenarnya



Joko sembung makan delima
Memakai piring di tengah sawah
Rukun islam ada lima
Hanya Allah yang boleh disembah


Air terjun 
Air Minum
Kalau banyak untung
Sering-sering sedekah dun


Kalau lapar ingat makanan
Sudah kenyang ingin pacaran
Mari tegakkan agama Islam
Agar lestari sepanjang jalan 


Mawar yang sedap lambang agama
Berhati-hatilah pada durinya
Jika ingin hidup gembira
Jangan pernah lupakan ilmu agama


Di siang hari santap makanan
Tak pernah lupa piliih sayuran
Jika hidupmu tanpa tujuan
Pilihlah Islam sebagai tuntunan 

Senang bisa berbagi dan bisa saling  berpantun. Itulah beberapa pantun yang penulis rangkum dari beberapa sumber. Semoga 40 pantun agama diatas bisa setidaknya membantu teman-teman yang saat ini baru mencari contoh pantun agama untuk keperluan belajar mengajar khususnya mengajar anak-anak atau untuk keperluan lainnya. Salam.