Home Internet Pengertian Domain, Subdomain Beserta Fungsi Dan Contohnya

Pengertian Domain, Subdomain Beserta Fungsi Dan Contohnya

by PediaKita

Pengertian Domain, Subdomain Beserta Fungsi Dan Contohnya

Ridopedia – Hai pembaca semua, jumpa lagi di Ridopedia.com.
Gimana kabar anda semua?
Semoga sehat selalu dan tidak sakit.
Jadi postingan kali ini admin ridopedia akan membahas pengertian seputar domain, domain name system, subdomain, tujuan penggunaan, fungsi, dan contohnya.

Bagi anda semua yang sudah malang melintang dan setiap hari beraktifitas di dunia maya, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya domain dan subdomain. Banyak orang yang sudah setiap hari menjumpai domain tetapi tidak tahu apa itu fungsi dan kegunaan domain. Nah apabila anda semua ingin tahu silahkan baca artikel ini hingga selesai, admin ridopedia akan mengupas tuntas tentang domain

Pengertian Domain, Subdomain Beserta Fungsi Dan Contohnya 4

Pengertian Domain, Subdomain, Serta Fungsi dan Contohnya

1. Pengertian Domain dan Subdomain

Dalam dunia IT yang dimaksud dengan domain adalah sebuah nama unik yang diberikan pada server/IP address, agar server/IP address tersebut bisa diidentifikasi oleh jaringan internet.

Salah satu fungsi domain adalah untuk mempermudah pengguna jaringan komputer atau internet saat mengakses website server, selain itu domain juga berguna untuk mempermudah pengguna mengingat nama server yang diaksesnya, sehingga pengguna tidak perlu mencatat nomor IP address dari server tersebut.

Nama domain sering disebut juga sebagai URL, Nah apabila anda semua sedang mencari sesuatu melalui internet dan mengunjungi suatu website yang memberikan informasi tersebut, anda semua bisa melihat domain yang digunakan website tersebut di address bar website browser yang anda semua pakai. Bila seseorang ingin membuat suatu website, nama domain adalah sesuatu yang sangat penting.

Salah satu contoh nama domain adalah seperti nama blog imi, WWW.INDO-BLOGGER.COM Dimana COM adalah salah satu ekstensi domain yang masuk ke dalam kategori Top Level Domain (TLD).

Lalu apa pengertian subdomain? subdomain adalah sebuah domain turunan dari domain utama. Maksudnya, subdomain adalah nama domain yang menginduk di domain utama.

Misalnya seperti ini, domain google.com adalah domain induk, dimana mempunyai banyak subdomain. Subdomain tersebut antara lain play.google.com, drive.google.com, images.google.com, dan lain sebagainya. Subdomain umunya dipakai untuk membagi suatu website menjadi sebagian bagian.

Dan apakah yang dimaksud dengan TLD (Top Tingkatan Domain)?
Top Tingkatan Domain adalah ekstensi atau bagian terakhir dari sebuah domain. TLD sendiri dibagi menjadi dua macam diantaranya ccTLD (Country-Specific Top Level Domain), dan gTLD (General Top Level Domain).

ccTLD adalah Top Level Domain menurut kode suatu negara, Akan tetapi gTLD adalah Top Level Fomain yang paling umum dipakai, jadi dapat dikatakan gTLD dapat dipakai oleh siapa saja. Salah satu fungsi TLD adalah untuk mengidentifikasi elemen yang terdapat pada sebuah website, misalnya seperti apakah website ini milik pemerintah, institusi, sekolah, perusahaan, atau milik pribadi.

2. Jenis-Jenis ccTLD dan gTLD Beserta Penjelasannya

Dibawah ini adalah beberapa contoh dari ccTLD (Country Code Top Level Domain):

  • .id – untuk website yang ada di negara Indonesia.
  • .us – untuk website yang ada di negara Amerika.
  • .uk – untuk website yang ada di negara Inggris.
  • .cn – untuk website yang ada di negara China.
  • .my – untuk website yang ada di negara Malaysia.
  • .ca – untuk website yang ada di negara Canada.
  • .au – untuk website yang ada di negara Australia.
  • .jp – untuk website yang ada di negara Jepang.
  • .in – untuk website yang ada di negara India.
  • .ru – untuk website yang ada di negara Rusia.
  • .sg – untuk website yang ada di negara Singapura.
  • .th – untuk website yang ada di negara Thailand.
  • .nl – untuk website yang ada di negara Belanda.
  • .fr – untuk website yang ada di negara Francis.
  • .fi – untuk website yang ada di negara Finlandia.
  • .mm – untuk website yang ada di negara Myanmar.
  • .la – untuk website yang ada di negara Laos.

Sedangkan dibawah ini adalah beberapa cotoh untuk gTLD (General Top Level Domain):

  • .com – singkatan Commercial dapat digunakan untuk website dengan berbagai macam jenis mulai untuk website pribadi, perusahaan, bahkan hingga bisnis online.
  • .edu – singkatan Education, umumnya digunakan khusus untuk website pendidikan, seperti website sekolah, universitas, maupun lembaga pendidikan lainnya.
  • .net – singkatan Network, sebenarnya hampir mirip seperti .com, dapat digunakan untuk pribadi sampai untuk perusahaan, tapi lebih tepat digunakan untuk website yang berkaitan dengan dunia IT atau network.
  • .org – singkatan Organization, dapat digunakan untuk website organisasi, lembaga, dan sebagainya.
  • .biz – singkatan Business, dapat digunakan untuk website bisnis, sebenarnya bisa digunakan untuk apa saja, tapi lebih cocok untuk website tentang bisnis.
  • .info – singkatan Information, sangat cocok digunakan untuk website yang berisi tentang berbagai macam informasi.

Beberapa contoh domain yang ada di Indonesia, diantaranya seperti:

  • .co.id – jenis ini dapat digunakan untuk keperluan website organisasi komersial, badan usaha, dan sebagainya. Tentunya saat akan menggunakannya ada kebijakan dan peraturan tertentu.
  • .ac.id – Jenis ini umumnya digunakan untuk website perguruan tinggi atau akademik. Tentunya saat akan menggunakannya ada kebijakan dan peraturan tertentu.
  • .or.id – Jenis ini lebih tepatnya digunakan untuk website organisasi. Tentunya saat akan menggunakannya ada kebijakan dan peraturan tertentu.
  • id – Jenis ini digunakan untuk keperluan website sekolah dan Tentunya saat akan menggunakannya ada kebijakan dan peraturan tertentu.
  • .go.id – Jenis ini digunakan untuk lembaga pemerintahan, dan Tentunya saat akan menggunakannya terdapat kebijakan atau peraturan tertentu.
  • .wb.id – Jenis ini dapat di gunakan untuk keperluan website pribadi atau bisa juga organisasi maupun lembaga. Tentunya saat akan menggunakannya ada kebijakan dan peraturan tertentu.

Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan nama domain adalah sebuah nama unik yang diberikan pada server, agar server hal tersebut bisa diidentifikasi oleh jaringan internet. Sedangkan subdomain adalah sebuah nama turunan dari domain utama.

Sekian pembahasan mengenai pengertian dari domain, subdomain, serta fungsi dan contohnya.
Kunjungi selalu ridopedia.com untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
anda semua juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Silahkan share artikel ini di sosmed dan kunjungi terus ridopedia.com semoga bermanfaat.

You may also like