Perbedaan HTML5 Dengan HTML Versi Sebelumnya

By | June 3, 2019

Pada artikel kali ini kita akan mempelajari tentang Perbedaan HTML5 Dengan HTML Versi Sebelumnya.

Awal Mula HTML5

HTML diciptakan oleh W3C (Word Wide Web Consortium) pada tahun 1997, namun pada tahun 1999 perkembangan HTML terhenti pada versi 4.01. Kemudian W3C lebih memilih untuk mengembangkan XHTML, namun perkembangan XHTML mengalami jalan buntu pada versi 2.0 dan tidak kunjung rampung. Beberapa programmer web membuat sebuah badan independen yang disebut dengan WHATWG (WHAT Working Group).

WHATWG dibentuk bukan menjadi pesaing W3C, melainkan sebagai badan organisasi yang ingin melanjutkan perkembangan HTML 4.01 yang untuk selanjutnya akan diserahkan kepada W3C. WHATWG melakukan voting dan sepakat untuk menamai kelanjutan dari HTML 4.01 dengan HTML5 (tanpa spasi).

W3C menyadari bahwa XHTML 2.0 yang mereka kembangkan mengalami jalan buntu dan tak kunjung rampung. Melihat banyaknya web browser beralih menggunakan HTML5 yang dikembangkan oleh WHATWG. W3C kemudian membentuk HTML Working Group untuk mengikuti perkembangan HTML5, versi kelanjutan HTML dari W3C ini disebut dengan HTML 5 (dengan spasi).

Sejak saat itu, terdapat 2 versi HTML, yakni HTML5 (tanpa spasi) dan HTML 5 (dengan spasi). Kedua versi HTML ini menjadi perbincangan menarik, bahkan di situs resmi WHATWG juga membahas tentang hal ini, Anda bisa melihatnya di https://blog.whatwg.org/speeling-html5.

Namun pada akhirnya, kedua badan organisasi ini menamai versi HTML terakhir dengan HTML5 (tanpa spasi). Jadi, jika Anda ingin menulis versi terbaru HTML saat ini, maka Anda bisa menulis “HTML5” tanpa menggunakan spasi.

Perbedaan Antara HTML5 Dengan HTML Versi Sebelumnya

Pada dasarnya HTML5 merupakan gabungan antara HTML 4.01 dan XHTML 1.1, karena hampir semua elemen pada HTML 4.01 dan XHTML 1.1 dapat digunakan pada HTML5. Namun bukan berarti HTML5 tidak memiliki perbedaan dengan HTML versi sebelumnya.

Berikut ini perbedaan antara HTML5 dengan HTML versi sebelumnya :

1. Penulisan doctype pada HTML5 lebih sederhana daripada versi HTML sebelumnya. Berikut ini contoh penulisan doctype pada HTML5 :

<!DOCTYPE html>

Sedangkan untuk penulisan doctype pada HTML versi 4.01, seperti di bawah ini :

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">


2. Penulisan atribut type pada tag <style> dan <script> tidak diperlukan lagi pada HTML5. Pada HTML versi sebelumnya, untuk menggunakan eksternal CSS kita diharuskan menggunakan tag <style> dengan atribut type="text/css".

Berikut ini contoh penulisan tag <style> pada HTML versi sebelumnya :

<style type="text/css">...Kode CSS...</style>

Pada HTML5 kita bisa membuatnya menjadi lebih sederhana, seperti berikut ini :

<style>...Kode CSS...</style>


3. Penulisan meta tag charset pada HTML5 menjadi lebih sederhana, berikut ini contohnya :

<meta charset="utf-8" />

Pada HTML versi sebelumnya, kita diharuskan menulisnya seperti ini :

<meta http-equiv="content-type" content="text/html;charset=UTF-8" />


4. Pada HTML5, tag yang berdiri sendiri (void element) tidak harus ditutup, penulisan tag <br> pada HTML5 dapat ditulis dengan <br> maupun <br/>.


5. Pada HTML5 kita boleh menulis sebuah tag tanpa tag penutup ataupun tanpa tag pembuka, sebagai contoh seperti kode dibawah ini :

<b>Saya sedang belajar HTML di mas-abdi.blogspot.com

Web browser akan menampilkan teks tersebut dengan huruf tebal walaupun tanpa adanya tag penutup </b>.


6. Pada HTML5, penulisan nilai atribut tidak harus menggunakan tanda kutip, contohnya seperti ini <h1 class=belajar>. Namun jika nilai atribut terdapat karakter spasi, maka Anda harus menggunakan tanda kutip, contohnya seperti ini <b class="belajar html">.


7. HTML5 sudah mendukung multimedia secara langsung dengan menggunakan tag <audio> dan <video>, sehingga kita tidak perlu lagi menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Adobe Flash Player.


Sebagai contoh, kode HTML di bawah ini dinyatakan valid oleh validator HTML5 di http://validator.w3.org/ :

<!DOCTYPE html> <html> <HEAD> <meta charset="utf-8" /> <title>Belajar HTML5</TITLE> <style>     .belajar{         color: blue;     } </style> </head> <Body>     <h2 class=belajar>Saya Sedang Belajar HTML5</h2> </body> </html>

Penggunaan XHTML5 tidak terlalu banyak digunakan dibandingkan dengan HTML5. Namun XHTML5 akan sangat berguna jika Anda ingin menggunakan teknologi XML seperti SVG, MathML, Xlink dan lain-lainnya.

Pada artikel selanjutnya kita akan mempelajari tentang Penggunaan dan Penulisan DOCTYPE Untuk HTML5.